Haadiya Syari Hadir Warnai Industri Modest Fashion Jelang Ramadan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:06:10 WIB
Haadiya Syari Hadir Warnai Industri Modest Fashion Jelang Ramadan

JAKARTA - Menjelang bulan suci Ramadan, geliat industri modest fashion Indonesia kembali menunjukkan dinamika yang menarik. Bukan sekadar soal tren berpakaian, modest fashion kini bergerak menjadi medium ekspresi nilai, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial. 

Di tengah perkembangan tersebut, kehadiran Haadiya Syari sebagai pemain baru membawa perspektif berbeda yang menempatkan fesyen bukan hanya sebagai produk, tetapi juga sebagai refleksi keyakinan dan makna hidup.

Industri modest fesyen Tanah Air sendiri terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Gaya berpakaian yang mengedepankan kesopanan, menutup aurat dengan elegan, serta tetap selaras dengan perkembangan gaya modern semakin diterima luas oleh masyarakat. Haadiya Syari hadir dengan harapan memberi warna baru sekaligus makna mendalam bagi perjalanan modest fashion Indonesia.

Acara ini dirancang sebagai ruang reflektif yang mengajak para tamu memahami bahwa fesyen dapat berjalan seiring dengan nilai keimanan dan kepedulian terhadap lingkungan. 

Sejak awal, konsep acara sudah menegaskan identitas brand yang tidak sekadar mengikuti arus pasar, tetapi membawa pesan yang lebih substansial.

Peluncuran Brand Berbasis Nilai Keimanan

Acara peluncuran Haadiya Syari diawali dengan kajian oleh ustaz Sidqi Kamal Zimah bertema How to be Inspired by Faith, Rooted in Values. Tema tersebut selaras dengan tagline brand Haadiya Syari, yakni Inspired by Faith, Rooted in Values. Kajian ini menekankan pentingnya menjadikan iman sebagai fondasi dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam memilih cara berpakaian.

Nilai penghambaan kepada Allah Azza Wa Jalla menjadi benang merah yang mengikat konsep Haadiya Syari. Brand ini ingin mengingatkan bahwa pilihan modesty bukanlah pembatas, melainkan bentuk kesadaran diri yang lahir dari keyakinan dan ketakwaan. Pendekatan ini menjadikan Haadiya Syari tidak hanya menawarkan busana, tetapi juga pengalaman spiritual yang menyertainya.

Setelah kajian, para pengunjung mendapat kesempatan untuk berbincang langsung dengan Founder Haadiya Syari, Alia Karenina. Interaksi ini menjadi momen penting untuk memahami filosofi brand secara lebih personal dan mendalam, sekaligus memperlihatkan keterbukaan Haadiya dalam membangun kedekatan dengan audiensnya.

Konsep Acara Mindful dan Ramah Lingkungan

Salah satu hal yang membuat acara peluncuran ini terasa berbeda adalah konsep dekorasi yang sederhana dan penuh kesadaran. Alia Karenina menjelaskan bahwa dekorasi acara dibuat minimalis dengan memanfaatkan kain sebagai elemen utama.

“Saya ingin semua acara yang dibuat oleh Haadiya sebisa mungkin lebih mindful dan tidak menimbulkan limbah atau kerusakan pada lingkungan. Saya menggunakan kain-kain sebagai dekorasi, agar nantinya kain-kain ini pun dapat dipergunakan kembali sebagai tas ataupun sarung bantal, sehingga memperpanjang masa hidup kain tersebut,” kata Alia.

Di sisi lain, Alia juga menegaskan keputusannya untuk tidak menggunakan bunga segar sebagai dekorasi. Ia meyakini bahwa sesuatu yang hidup seharusnya dibiarkan tetap hidup, bukan dipotong hanya untuk kepentingan estetika sesaat. Prinsip ini sejalan dengan nilai filosofis Haadiya yang mengedepankan keberlanjutan dan tanggung jawab terhadap titipan Allah.

Brand Haadiya merepresentasikan gagasan tentang keberlanjutan dan masa hidup yang lebih panjang. Haadiya tidak menganut prinsip sesuatu yang serba cepat dan mudah tergantikan, melainkan menghadirkan karya yang diharapkan dapat bertahan dan memiliki makna jangka panjang bagi pemakainya.

Perjalanan Personal dan Filosofi Modesty

Alia Karenina mengungkapkan bahwa lahirnya Haadiya Syari berangkat dari pengalaman personalnya dalam mencari busana syar’i yang nyaman, bermakna, dan tetap berkelas. Pencarian tersebut membawanya pada kesadaran bahwa berpakaian syar’i bisa menjadi proses pembelajaran dan penguatan iman.

“Saya ingin sama-sama belajar bersama dengan muslimah lain agar tetap istikamah berpakaian syar’i sesuai syariat Islam. Juga, untuk mengubah persepsi negatif atas perempuan berpakaian syar’i bahwa syar’i bukan sesuatu yang tertinggal, melainkan pilihan sadar dengan penuh kekuatan berlandaskan ketakwaan dan penghambaan kepada Allah Azza Wa Jalla,” kata Alia.

Melalui tema In Return, Haadiya ingin mengajak audiens memahami bahwa setiap pilihan yang dilandasi niat baik akan selalu memiliki balasan. Ketika seorang perempuan memilih modesty, ia tidak kehilangan apa pun. Justru sebaliknya, ia memperoleh ketenangan, kejernihan, dan kekuatan batin yang tumbuh dari keyakinan tersebut.

Kolaborasi dan Transformasi Brand Modest Fashion

Dalam koleksi kapsul perdananya, Haadiya Syari berkolaborasi dengan desainer Adrie Basuki melalui penggunaan batik Sadabhumi. Batik ini lahir dari filosofi perjuangan penuh makna yang terinspirasi dari kisah para pejuang kanker.

“Saya memahami perjuangan ini karena pengalaman personal. Saya harap dengan kolaborasi ini, semakin banyak brand terinspirasi berkolaborasi dengan pejuang hebat yang sedang menghadapi ujian dalam hidupnya,” ujar Alia.

Meski tidak memiliki latar belakang sebagai desainer fesyen, Alia mengaku sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pelaku industri fesyen. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk mengembangkan industri modest fesyen Indonesia secara bersama-sama.

“Saya rasa kini sudah bukan waktunya tampil sendiri. Saya justru ingin lebih mengedepankan kolaborasi dengan banyak pihak mempererat ukhuwah dan silaturahmi,” tutur Alia.

Pada kesempatan yang sama, Alia juga melakukan relaunching brand modest fashion Aleiya yang pertama kali diluncurkan pada 2022. Aleiya kini mengalami transformasi dengan mengusung desain yang lebih sederhana agar dapat menjangkau generasi muda yang mulai tertarik mengenakan pakaian modest.

Acara In Return Haadiya x Aleiya ini turut didukung oleh BTN, Bank Syariah Nasional (BSN), Rumah Wakaf Indonesia, Martha Tilaar, serta sejumlah brand lain yang memiliki visi sejalan dalam mendorong gaya hidup bernilai, bertanggung jawab, dan berdampak bagi masyarakat.

“Mulai 18 Februari 2026, pembelian untuk Haadiya Syari dan Aleiya bisa dilakukan melalui website inreturn.co,” kata Alia.

Terkini

Strategi Purbaya Dongkrak Tax Ratio Indonesia Tahun 2026

Senin, 09 Februari 2026 | 15:48:27 WIB

Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Terus Menguat

Senin, 09 Februari 2026 | 15:48:19 WIB

Tantangan Dan Strategi Pertumbuhan Aset Dana Pensiun 2026

Senin, 09 Februari 2026 | 15:48:15 WIB

Damri Tawarkan Promo Diskon Ramadan Perjalanan Antarkota

Senin, 09 Februari 2026 | 15:48:10 WIB