PTPP Dorong Infrastruktur Berkelanjutan Rute Transjakarta Baru

Rabu, 11 Februari 2026 | 08:51:28 WIB
PTPP Dorong Infrastruktur Berkelanjutan Rute Transjakarta Baru

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk menegaskan kembali perannya dalam pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon sekaligus sosialisasi rute TransJabodetabek baru. 

Acara ini digelar di Lagoon Avenue Mall, Bekasi, pada 10 Februari 2026 sebagai bagian dari rangkaian Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Nasional 2026, dengan tema "Mempercepat Peningkatan Budaya QHSE yang Adaptif, Unggul, dan Berkelanjutan".

Kegiatan ini menghadirkan Walikota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono, jajaran direksi dan manajemen PT PP, serta pengelola kawasan Grand Kamala Lagoon dan Lagoon Avenue Mall. 

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa PT PP menempatkan prinsip mutu, keselamatan, dan lingkungan tidak hanya pada proyek konstruksi, tetapi juga pada pengembangan kawasan hunian dan sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Direktur Manajemen Risiko & Hukum PT PP, Tommy Wiranata Anwar, menjelaskan bahwa penanaman pohon dan hadirnya jalur TransJabodetabek baru merupakan bukti nyata bahwa implementasi QHSE melampaui area proyek dan berlanjut pada pengelolaan wilayah serta mobilitas masyarakat.

Penanaman Pohon untuk Mitigasi Lingkungan dan Estetika Kawasan

Dalam kegiatan tersebut, PT PP menanam pohon Tabebuya, Rain Tree, dan Rainbow Eucalyptus. Setiap jenis pohon dipilih berdasarkan manfaat teknis dan ekologisnya. 

Rain Tree membantu penyerapan karbon dan meningkatkan infiltrasi air, Tabebuya meningkatkan kenyamanan visual di area, sementara Rainbow Eucalyptus mendukung kualitas udara dan memperkuat citra hijau kawasan.

Penanaman difokuskan di area yang membutuhkan peningkatan penyerapan air sebagai bagian dari strategi mitigasi lingkungan. Selain itu, keberadaan pohon-pohon ini diharapkan dapat memberikan efek estetika sekaligus edukasi bagi masyarakat sekitar mengenai pentingnya ruang hijau dalam pengembangan kawasan terpadu.

General Manager Grand Kamala Lagoon, Rico Akbar Juliansyah, menambahkan bahwa integrasi pohon dan jalur transportasi baru juga mendukung konsep kawasan hunian yang berkelanjutan. 

“Kegiatan ini bukan hanya soal keindahan, tetapi juga fungsi ekologis yang mendukung mobilitas dan kualitas hidup penghuni,” ujarnya.

Rute Transjakarta Baru Tingkatkan Konektivitas dan Efisiensi

Rute TransJabodetabek baru yang mulai beroperasi pada 7 Februari 2026 menghubungkan Grand Kamala Lagoon dengan Dukuh Atas, dan beroperasi setiap hari dengan tarif Rp3.500. Rute ini menjadi elemen strategis dalam meningkatkan konektivitas kawasan seluas sekitar 29 hektar tersebut.

Dengan adanya transportasi massal ini, penggunaan kendaraan pribadi dapat berkurang, emisi menurun, dan mobilitas masyarakat meningkat. Integrasi transportasi publik juga mendukung kelayakan investasi properti di kawasan, karena mempermudah akses penghuni dan tenaga kerja. 

Saat ini, Grand Kamala Lagoon memiliki tingkat hunian sekitar 80 persen dari lebih 4.100 unit apartemen, dan kehadiran rute baru ini dianggap menambah nilai kawasan dari perspektif urban planning dan perencanaan kota.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengapresiasi kolaborasi PT PP, pengembang, dan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa sinergi ini sejalan dengan upaya kota untuk membangun infrastruktur perkotaan terpadu yang ramah lingkungan dan mendukung kualitas hidup masyarakat.

Penerapan QHSE dan Konstruksi Berkelanjutan dalam Proyek

PT PP menekankan pentingnya penerapan prinsip QHSE (Mutu, Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan) tidak hanya pada tahap konstruksi, tetapi juga pada pengelolaan kawasan dan sistem transportasi publik. Pemantauan proyek dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan standar keselamatan dan kualitas terpenuhi.

Selain itu, integrasi teknologi dalam pengelolaan kawasan memungkinkan monitoring lebih efektif, baik dari segi lingkungan maupun keselamatan. Penanaman pohon dan keberadaan jalur transportasi baru menjadi simbol konkret bahwa pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan dalam proyek properti dan transportasi terpadu.

Melalui kegiatan ini, PT PP membuktikan perannya sebagai pengembang dan kontraktor yang tidak hanya fokus pada konstruksi fisik, tetapi juga pada penerapan prinsip-prinsip berkelanjutan, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan yang komprehensif. 

Strategi ini diharapkan menjadi contoh bagi pengembangan infrastruktur perkotaan lain, sekaligus menegaskan posisi PT PP sebagai perusahaan yang mengedepankan pembangunan hijau dan ramah lingkungan.

Terkini