5 Kuliner Legendaris Tangerang Bikin Nostalgia Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

Jumat, 13 Maret 2026 | 11:01:31 WIB
5 Kuliner Legendaris Tangerang Bikin Nostalgia Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

JAKARTA - Kota Tangerang dikenal bukan hanya sebagai kawasan industri dan permukiman yang berkembang pesat, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang telah bertahan selama puluhan tahun. Di tengah modernisasi kota, sejumlah tempat makan legendaris tetap eksis dan terus mempertahankan cita rasa khas yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kuliner-kuliner ini tidak sekadar menawarkan makanan lezat, tetapi juga menyimpan cerita panjang tentang perjalanan usaha keluarga serta tradisi kuliner yang terus dijaga hingga sekarang. Banyak di antaranya bahkan telah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan tetap ramai dikunjungi pelanggan setia.

Sebagian besar kuliner legendaris tersebut berada di kawasan bersejarah seperti Pasar Lama Tangerang dan area Pecinan Tangerang yang telah berkembang sejak abad ke-17. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu pusat wisata kuliner yang selalu ramai oleh warga lokal maupun wisatawan.

Dari hidangan sate yang terjual ribuan tusuk setiap hari hingga es serut legendaris yang menyegarkan di tengah cuaca panas, semua sajian tersebut memiliki daya tarik tersendiri. Tidak heran jika kuliner-kuliner ini tetap bertahan dan menjadi bagian dari identitas kuliner Kota Tangerang.

Berikut beberapa kuliner legendaris yang masih bertahan hingga kini dan sering menjadi tujuan wisata kuliner bagi para pencinta makanan tradisional.

Jejak Kuliner Lama Di Kawasan Bersejarah

Sejak dahulu, kawasan Pasar Lama Tangerang dikenal sebagai pusat perdagangan sekaligus tempat bertemunya berbagai budaya. Hal tersebut turut memengaruhi perkembangan kuliner di daerah ini.

Banyak pedagang makanan yang memulai usaha dari gerobak sederhana hingga akhirnya berkembang menjadi tempat makan yang terkenal. Meski telah melewati berbagai perubahan zaman, mereka tetap mempertahankan resep asli yang menjadi ciri khas masing-masing.

Kehadiran kuliner legendaris ini juga memperlihatkan bagaimana makanan dapat menjadi bagian penting dari sejarah sebuah kota. Selain menghadirkan rasa yang khas, tempat-tempat makan tersebut juga menyimpan cerita panjang tentang perjalanan usaha keluarga.

Beberapa tempat makan di Tangerang bahkan telah bertahan selama puluhan tahun dan tetap ramai hingga sekarang.

1. Sate Ayam H. Ishak

Salah satu kuliner legendaris yang cukup terkenal di kawasan Pasar Lama Tangerang adalah Sate Ayam H. Ishak. Usaha ini telah bertahan lebih dari tujuh dekade sejak pertama kali dirintis oleh Haji Ishak pada tahun 1954.

Pada awalnya, sang pendiri menjual sate ayam secara keliling sebelum akhirnya menetap di kawasan Pasar Lama. Kini usaha tersebut diteruskan oleh anak-anaknya dengan tetap mempertahankan resep serta teknik memasak yang sama.

Kedai ini dikenal menyajikan sate ayam dengan berbagai bagian seperti daging, kulit, ati, ampela hingga telur muda atau uritan. Proses pembakaran menggunakan arang batok serta bumbu kacang khas membuat rasanya tetap autentik. Dalam satu hari, sekitar enam ribu tusuk sate bisa terjual kepada para pelanggan yang datang dari berbagai daerah.

2. Es Buntin

Berkunjung ke kawasan Pecinan Tangerang terasa kurang lengkap tanpa mencicipi kesegaran Es Buntin. Kedai es legendaris ini berada tidak jauh dari Klenteng Boen Tek Bio yang merupakan salah satu klenteng tertua di Tangerang.

Kedai ini dikelola oleh Lim Bun Tin bersama istrinya sejak sekitar tahun 1980. Menu utamanya berupa es serut berbentuk kerucut yang disajikan dengan berbagai topping.

Beberapa bahan yang digunakan antara lain alpukat, kelapa muda, cincau, cendol, pacar China, serta jelly. Selain es campur dan es buah, ada juga varian unik seperti Es Putsal atau Putri Salju dan Es Bumi Hangus yang memiliki warna hitam.

Meski tampilannya sederhana, rasa segarnya membuat kedai ini selalu ramai pengunjung. Selain sate dan es legendaris, Tangerang juga memiliki berbagai hidangan khas yang tetap digemari hingga sekarang.

3. Bubur Ayam Spesial Ko Iyo

Kuliner berikutnya adalah Bubur Ayam Spesial Ko Iyo yang telah berdiri sejak tahun 1966. Kedai ini pertama kali dirintis oleh mendiang Ko Iyo dan hingga kini masih menjadi favorit pencinta bubur ayam di Tangerang.

Keunikan bubur ini terletak pada toppingnya yang sangat lengkap. Seporsi bubur biasanya disajikan dengan ayam cincang, tongcai, cakwe, ati ampela, serta tambahan daun selada yang memberikan sensasi segar.

Perpaduan berbagai topping tersebut membuat rasanya berbeda dibandingkan bubur ayam pada umumnya. Kedai ini biasanya buka pada sore hingga malam hari sehingga sering menjadi pilihan kuliner malam bagi warga sekitar.

4. Nasi Jagal Ibu Zahra

Kuliner legendaris lainnya adalah Nasi Jagal Ibu Zahra yang berada di kawasan Bayur, Tangerang. Tempat makan ini dikenal dengan hidangan nasi hangat yang disajikan bersama tumisan daging sapi.

Daging yang digunakan biasanya berasal dari bagian sandung lamur atau tetelan yang dimasak dengan kecap manis hingga menghasilkan rasa gurih dengan sedikit sentuhan manis.

Menu ini semakin nikmat ketika disantap bersama sambal pedas yang menggugah selera. Selain nasi jagal, tersedia juga nasi goreng jagal yang cukup populer di kalangan pelanggan.

Keunikan lainnya, kedai ini buka selama dua puluh empat jam sehingga sering menjadi tujuan kuliner malam.

5. Ayam Goreng dan Ayam Bakar Borobudur

Kuliner legendaris berikutnya adalah Ayam Goreng dan Ayam Bakar Borobudur yang telah berdiri sejak tahun 1992 di Jalan M. Haryono, Tangerang. Rumah makan ini dirintis oleh Aliong dan terkenal dengan menu ayam kampung goreng serta ayam bakarnya yang memiliki bumbu khas.

Ayam dimasak menggunakan teknik ungkep sehingga bumbu meresap hingga ke dalam daging. Teksturnya empuk dengan tambahan kremesan gurih yang menjadi favorit pelanggan.

Sementara ayam bakarnya memiliki perpaduan rasa manis, pedas, dan sedikit asam yang membuatnya berbeda dari ayam bakar pada umumnya. Menu ini semakin nikmat disantap bersama sambal terasi khas serta pelengkap seperti sayur asem, tahu, dan tempe.

Daya Tarik Wisata Kuliner Tangerang

Keberadaan berbagai kuliner legendaris ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Tangerang. Selain menikmati makanan lezat, pengunjung juga dapat merasakan atmosfer sejarah yang masih terasa di kawasan Pasar Lama.

Tempat-tempat makan tersebut membuktikan bahwa cita rasa tradisional yang dijaga dengan baik mampu bertahan di tengah perkembangan zaman.

Bagi pencinta wisata kuliner, menjelajahi makanan legendaris di Tangerang dapat menjadi pengalaman menarik sekaligus perjalanan nostalgia yang menghadirkan kenangan dari masa ke masa.

Terkini