Taylor Swift

Taylor Swift Tampilkan Gaya Fashion 90-an di Opalite

Taylor Swift Tampilkan Gaya Fashion 90-an di Opalite
Taylor Swift Tampilkan Gaya Fashion 90-an di Opalite

JAKARTA - Taylor Swift kembali membuktikan kemampuannya menghidupkan cerita lewat visual. 

Dalam video musik terbarunya berjudul Opalite yang dirilis pada 6 Februari 2026, Swift tidak hanya menyuguhkan musik, tetapi juga membawa penonton menyelami suasana masa lalu. Lewat pilihan gaya rambut dan busana, ia menghadirkan estetika khas era 1990-an yang kental dengan nuansa nostalgia.

Video Opalite dirilis secara eksklusif di Spotify dan Apple Music, empat bulan setelah lagu tersebut debut dalam album The Life of a Showgirl. Sejak pertama tayang, visual video ini langsung mencuri perhatian penggemar maupun pengamat mode. 

Transformasi Swift yang tampil berbeda dari citra biasanya menjadi salah satu elemen yang paling banyak dibicarakan.

Alih-alih mempertahankan rambut pirang ikoniknya, Swift memilih tampil dengan rambut brunette dan gaya busana retro. Keputusan ini memperkuat karakter yang ia bangun dalam video serta memberikan kesan segar yang kontras dengan penampilan Swift di kehidupan nyata. Perubahan ini bukan sekadar gaya, melainkan bagian dari narasi yang ingin disampaikan melalui Opalite.

Transformasi Rambut dan Busana Era Sembilan Puluhan

Mengutip People, Taylor Swift meninggalkan rambut pirangnya dan tampil dengan potongan bob sebahu berwarna cokelat gelap lengkap dengan poni. Pilihan gaya ini membuatnya tampak nyaris tak dikenali, sekaligus mempertegas nuansa visual ala 90-an yang menjadi tema utama video.

Busana yang dikenakan Swift juga membawa penonton kembali ke masa lalu. Ia tampil mengenakan tracksuit berkilau, kaus bergambar kartun, pakaian aerobik khas video VHS, hingga gaya kasual bernuansa grunge. Seluruh pilihan fesyen tersebut dirancang untuk membangkitkan memori era 1990-an yang penuh warna dan ekspresi.

Swift sendiri mengonfirmasi konsep tersebut melalui unggahan di Instagram. “Terima kasih untuk semua yang ikut ‘kembali ke tahun 90-an’ dan membuat video ini,” tulisnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sentuhan retro dalam Opalite bukan kebetulan, melainkan konsep yang dipikirkan secara matang.

Detail Gaya Rambut yang Memperkuat Karakter

Melansir Allure, gaya rambut menjadi elemen penting dalam membangun karakter Swift di video Opalite. Selain bob bergelombang, Swift tampil dengan berbagai gaya rambut ikonik era 90-an yang memperkaya visual cerita.

Beberapa di antaranya adalah penggunaan jepit kupu-kupu, half-up style, kepang dua, hingga claw clip untuk tampilan yang lebih santai. Detail-detail kecil ini membuat nuansa video terasa semakin autentik dan konsisten dengan era yang diangkat.

Warna rambut brunette turut memberikan dimensi baru pada penampilan Swift. Allure menilai warna ini menampilkan sisi lain Swift yang jarang terlihat publik, sekaligus membedakan karakter dalam video dengan persona Swift di dunia nyata. Rambut cokelat gelap tersebut membantu menciptakan identitas visual yang kuat bagi cerita Opalite.

Deretan Cameo Selebritas dalam Opalite

Selain gaya visual, Opalite juga menarik perhatian lewat kehadiran sejumlah bintang tamu. People mencatat kemunculan Lewis Capaldi, Cillian Murphy, Greta Lee, Jodie Turner-Smith, dan Domhnall Gleeson dalam video ini.

Swift mengungkapkan bahwa ide menghadirkan para selebritas tersebut muncul setelah pertemuan mereka di The Graham Norton Show. “Aku berpikir akan seru jika semua tamu di acara itu ikut terlibat, seperti proyek kelompok orang dewasa,” tulis Swift.

Kehadiran para cameo ini memberi dinamika tersendiri pada video. Mereka tidak hanya menjadi pemanis visual, tetapi juga berperan dalam membangun suasana kebersamaan yang menjadi inti cerita Opalite.

Nostalgia Mode dan Cerita Persahabatan

Page Six menyebut Opalite sebagai video musik yang penuh “ledakan fashion 90-an”. Dalam berbagai adegan, Swift dan Domhnall Gleeson terlihat melakukan aktivitas khas era tersebut, mulai dari latihan aerobik ala kaset VHS, karaoke, membuat gelang persahabatan, hingga sesi foto di mal dengan busana denim serasi.

Detail fesyen lain yang ditampilkan meliputi platform sandals, tas pinggang, crewneck vintage, serta body glitter yang semakin menguatkan nuansa 90-an. Semua elemen tersebut disusun untuk mendukung alur cerita yang mengalir dari awal hingga akhir.

Di balik visual penuh warna, Opalite mengisahkan sosok perempuan penyendiri yang perlahan menemukan kebahagiaan melalui persahabatan. Perubahan suasana dari sepi menjadi ceria digambarkan melalui busana, riasan, dan gaya rambut yang semakin hidup. “Aku bersenang-senang melebihi yang pernah kubayangkan—mendapat teman baru, metafora baru, dan pilihan fesyen baru,” kata Swift, seperti dikutip dari Page Six.

Melalui Opalite, Taylor Swift tidak hanya menghadirkan video musik, tetapi juga cerita visual yang memadukan mode, nostalgia, dan emosi. Gaya 90-an yang ditampilkan menjadi bagian penting dari narasi, memperlihatkan bagaimana fesyen dapat menjadi medium bercerita yang kuat dan bermakna.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index