JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mengenai potensi cuaca buruk yang dapat terjadi pada hari ini, Senin, 2 Maret 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Jabodetabek diperkirakan akan mengalami hujan ringan hingga sedang yang disertai dengan kilat atau petir, serta angin kencang yang berpotensi terjadi sepanjang hari.
Imbauan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan atau dalam perjalanan. Sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keselamatan, BMKG juga memberikan rincian mengenai waktu dan intensitas cuaca buruk yang diperkirakan terjadi di berbagai wilayah.
Prediksi Cuaca Pagi Hari di Jabodetabek
Pada pagi hari, antara pukul 07.00-13.00 WIB, cuaca Jabodetabek umumnya akan berawan hingga berawan tebal. Potensi hujan ringan diperkirakan akan terjadi di sebagian besar wilayah ini. Masyarakat yang merencanakan aktivitas di luar ruangan pada waktu tersebut disarankan untuk tetap waspada dan mempersiapkan perlindungan terhadap cuaca yang tidak menentu.
Hujan ringan ini berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Jabodetabek, meskipun beberapa area dapat tetap mendung tanpa hujan yang signifikan.
Sufia Nur, seorang prakirawan BMKG, menjelaskan bahwa meski hujan ringan diprediksi, dampaknya tetap perlu diwaspadai, terutama jika terjadi secara terus-menerus dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan potensi curah hujan yang dapat mengganggu perjalanan atau kegiatan luar ruangan.
Perubahan Cuaca di Siang dan Sore Hari
Memasuki siang hingga sore hari, antara pukul 13.00-19.00 WIB, cuaca di Jabodetabek akan tetap didominasi oleh kondisi berawan hingga berawan tebal. Pada periode ini, hujan ringan diperkirakan akan turun di sebagian besar wilayah, terutama di wilayah yang lebih dekat dengan pusat kota.
Selain itu, hujan ringan hingga sedang juga diprediksi akan mengguyur sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Kondisi cuaca ini harus menjadi perhatian, terutama bagi mereka yang memiliki kegiatan di luar ruangan, seperti pertemuan atau perjalanan ke luar kota. Selain potensi hujan, cuaca berawan juga bisa menyebabkan peningkatan suhu yang cukup tinggi, menjadikan udara terasa lembap dan kurang nyaman untuk beraktivitas.
BMKG juga menambahkan bahwa angin permukaan diperkirakan akan bertiup dengan kecepatan 5-45 kilometer per jam dari arah barat daya hingga barat. Kecepatan angin yang cukup kencang ini berpotensi menyebabkan gangguan, baik terhadap kendaraan yang melintas di jalan raya maupun pada bangunan atau fasilitas yang tidak cukup kuat untuk menahan angin kencang tersebut.
Potensi Angin Kencang pada Malam Hari
Memasuki malam hari, antara pukul 19.00-01.00 WIB, BMKG memperkirakan cuaca akan kembali berawan hingga berawan tebal. Selama periode malam ini, angin kencang diperkirakan akan menyelimuti seluruh wilayah Jabodetabek.
Kecepatan angin yang bertiup antara 5 hingga 45 kilometer per jam, diperkirakan dapat memberikan dampak gangguan terhadap beberapa kegiatan di luar ruangan. BMKG juga memberikan peringatan terkait potensi gangguan pada infrastruktur, terutama pada area yang tidak memiliki pengamanan yang memadai terhadap kondisi cuaca buruk.
Masyarakat yang berencana untuk berada di luar ruangan pada malam hari disarankan untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat datang dengan cepat. Dalam situasi seperti ini, BMKG menyarankan agar orang-orang yang berada di luar ruangan mencari tempat yang aman dan terlindung dari potensi bahaya angin kencang.
Kondisi Suhu dan Kelembapan Udara
BMKG juga memprediksi suhu udara di beberapa wilayah Jabodetabek akan berkisar antara 20-30 derajat Celsius. Suhu yang lebih dingin diperkirakan akan terjadi di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dengan rentang suhu 20-28 derajat Celsius, sementara wilayah lainnya seperti Jakarta, Tangerang, Depok, dan Bekasi akan berada pada rentang suhu 24-30 derajat Celsius.
Kelembapan udara diperkirakan berada pada level tinggi antara 70 hingga 90 persen, yang akan membuat cuaca terasa lebih lembap. Masyarakat diimbau untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh mengingat suhu yang cukup lembap dan hujan yang berpotensi mengguyur sepanjang hari. Selain itu, dampak dari kelembapan tinggi juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada aktivitas luar ruangan.
BMKG juga menyarankan agar masyarakat mempersiapkan perlengkapan yang tepat, seperti payung, jas hujan, dan pakaian yang nyaman, untuk mengantisipasi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Sebagai tambahan, selalu pastikan untuk memantau perkembangan cuaca terbaru melalui aplikasi atau situs resmi BMKG agar mendapatkan informasi yang lebih akurat dan tepat waktu.