JAKARTA - Menjelang musim mudik Lebaran, Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Kota Cilegon, menyiapkan fasilitas lengkap untuk menunjang kelancaran arus mudik.
Kapolda Banten Irjen Hengki bersama General Manager Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Benny Ariady, melakukan pengecekan langsung pada Rabu untuk memastikan kesiapan dermaga dan jalur kendaraan.
Hengki menyatakan, empat dermaga telah disiapkan khusus bagi pemudik, termasuk lokasi tenda untuk kendaraan roda dua. Fasilitas ini dimaksudkan agar arus mudik dapat berjalan lancar dan nyaman bagi semua pengguna jasa pelabuhan.
Selain dermaga, pihak pelabuhan dan ASDP juga menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang seperti tenda loket tiket dengan sistem tap elektronik, area UMKM, toilet portable, serta lokasi tempat ibadah. Dengan kesiapan ini, diharapkan para pemudik dapat menikmati layanan lebih teratur dan terorganisir.
Kapasitas Jalur Roda Dua Siap Tampung Pemudik
Pelabuhan Pelindo Ciwandan menyediakan 12 jalur khusus untuk kendaraan roda dua, dengan kapasitas masing-masing lajur mencapai 400 kendaraan. Total kapasitas seluruh jalur roda dua diperkirakan antara 4.800 hingga 5.000 kendaraan.
Untuk golongan kendaraan 5B dan 6B, kapasitas per jalur mencapai 400–500 kendaraan. Sistem pengaturan tiket sudah disiapkan sehingga saat kapal sandar, kendaraan bisa langsung naik tanpa antrean panjang. Hengki menekankan bahwa pengaturan ini sangat penting untuk menghindari kepadatan di dermaga.
Selain itu, pengelola pelabuhan memastikan setiap jalur telah ditandai dengan jelas, sehingga kendaraan dapat bergerak dengan aman dan tertib. Pemudik diimbau mematuhi arahan petugas untuk memastikan keselamatan semua pengguna jasa.
Pembagian Jalur Kendaraan Sesuai Golongan
Hengki menjelaskan, selain di Ciwandan, pelabuhan lain juga menyesuaikan kapasitas untuk kendaraan sesuai golongan. Di Pelabuhan Bojonegara, jalur diperuntukkan bagi kendaraan sumbu 3 golongan 7, 8, dan 9. Sedangkan di Pelabuhan Merak, fokusnya pada pejalan kaki, mobil pribadi, dan bus.
Pengaturan jalur ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan dan memaksimalkan kapasitas dermaga setiap pelabuhan. Pemisahan jalur kendaraan besar dan kecil juga membantu proses boarding kapal lebih efisien. Hal ini penting mengingat lonjakan pemudik yang signifikan setiap tahunnya.
Selain itu, petugas pelabuhan akan selalu melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan operator kapal untuk memastikan semua kendaraan dapat menyeberang dengan aman dan cepat. Sistem informasi juga disiapkan untuk memberi tahu pemudik tentang giliran boarding mereka.
Imbauan Bagi Pemudik Demi Kenyamanan Bersama
Kapolda Banten mengimbau pemudik roda dua untuk tetap berada di tenda sambil menunggu giliran naik ke kapal. Selain itu, mesin kendaraan sebaiknya dimatikan sementara untuk mengurangi paparan gas CO₂, demi kenyamanan dan kesehatan bersama.
"Ini penting untuk menghindari dampak negatif bagi kesehatan, terutama bagi pemudik yang menunggu dalam waktu lama," kata Hengki. Ia juga menekankan agar pemudik selalu mengikuti arahan petugas dan menjaga kebersihan area dermaga.
Dengan langkah-langkah ini, Pelabuhan Pelindo Ciwandan berharap arus mudik Lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Fasilitas yang disiapkan, mulai dari dermaga hingga jalur kendaraan, menunjukkan kesiapan pelabuhan menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan pada masa mudik.