27 Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Peserta Datang dari 5 Kabupaten/Kota

Minggu, 20 September 2026 | 00:09:01 WIB

TANGERANG — Dari 33 orang yang mendaftar sebagai calon penerima layanan, 27 peserta dinyatakan lolos asesmen medis dan menjalani operasi. Sisanya belum bisa ditindak karena kondisi kesehatan masing-masing.

Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Tangerang. Sejumlah pasien datang dari Bogor, Cilegon, Pandeglang, dan Serang. Rentang usia mereka 1 sampai 22 tahun, mayoritas anak-anak dan kelompok usia muda.

Siapa Saja yang Meninjau Pelaksanaan Operasi

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah meninjau langsung jalannya operasi. Hadir pula Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Kapolres, Direktur RSUD Balaraja, serta Ketua MUI Kabupaten Tangerang.

Maesyal menegaskan seluruh layanan kesehatan dan tindakan operasi dalam kegiatan itu tidak membebankan biaya apa pun kepada warga.

"Sesuai arahan Bapak Jamintel, seluruh layanan kesehatan dan tindakan operasi dalam kegiatan ini dilaksanakan tanpa membebankan biaya kepada masyarakat," kata Maesyal.

Dukungan Susu hingga Makanan bagi Pasien dan Keluarga

RSUD Balaraja tidak hanya menyiapkan tindakan medis. Pasien dan keluarga yang mendampingi mendapat asupan susu serta makanan selama kegiatan berlangsung.

Peserta yang belum bisa dioperasi karena kondisi kesehatannya akan dijadwalkan ulang. Menurut Maesyal, penjadwalan baru dilakukan setelah pasien dinyatakan siap secara medis.

Ia menyebut pelayanan kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar akses layanan bagi kelompok yang membutuhkan penanganan medis bisa berjalan berkelanjutan.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dengan sinergi bersama berbagai pihak, pelayanan kesehatan dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Alasan Kejaksaan Ikut Terlibat dalam Bakti Sosial Kesehatan

Jamintel Kejaksaan Agung RI Reda Manthovani menyatakan kegiatan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan. Menurutnya, bakti sosial tersebut bagian dari kepedulian sosial jajaran Kejaksaan.

Reda berharap operasi bibir sumbing membantu pasien dari sisi kesehatan sekaligus memulihkan rasa percaya diri mereka.

"Penanganan medis ini sangat penting untuk mencegah potensi bullying dan mengembalikan rasa percaya diri anak-anak agar memiliki masa depan yang jauh lebih baik," kata Reda.

Kesaksian Orang Tua Pasien

Sena, salah satu orang tua pasien, mengaku bersyukur anaknya mendapat kesempatan operasi tanpa biaya. Ia berharap kegiatan serupa bisa digelar rutin.

"Saya sangat senang dan bersyukur anak saya bisa mengikuti operasi bibir sumbing gratis. Harapannya, kegiatan sosial seperti ini bisa terus dijalankan secara rutin agar masyarakat lainnya yang membutuhkan juga bisa terbantu," ungkapnya.

Kegiatan di RSUD Balaraja ini menambah daftar layanan kesehatan gratis yang menyasar warga Kabupaten Tangerang dan sekitarnya. Pasien yang belum tertangani akan mendapat jadwal baru sesuai kesiapan medis masing-masing.

Terkini